Ridwan Kamil Akui Ingin Dirikan Pesantren Pagelaran di Kota Bandung

BANDUNG LJ – Bagi Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil sosok K.H. Muhyiddin, yang menjadi pendiri Pesantren Pagelaran yang tersebar di berbagai daerah di Jawa Barat yang sekaligus kakeknya merupakan sosok yang dikaguminya dan perlu diteladani.

IMG-20170322-WA0007yesDemikian diungkapkan Ridwan Kamil saat menghadiri Muktamar Ke-3 Lembaga Koordinasi Pengelolaan Pesantren Pagelaran (LKP3) Keluarga Besar Bani Muhyiddin dalam rangka pemilihan kepengurusan LKP3 periode 2017-2021 di Bandung, kemarin.

Bahkan diungkapkannya, dirinya berharap, keteladanan KH. Muhyiddin bisa menjadi inspirasi bagi keturunannya. Ia percaya bahwa manusia akan jauh lebih bermanfaat ketika ia berkarya semasa hidupnya. Bukan hanya itu, Kang Emil sapaan karib Ridwan Kamil menandaskan saat manusia menebar kebaikan, jejak kebaikan itu akan dipanen tidak hanya semasa hidup tetapi juga ketika sudah meninggal.

“Saya menjadi saksi betapa kebaikan ilmu dan silaturahmi akan membawa kita pada kebaikan-kebaikan lain yang tak terhingga. Kalau manusia punya karya, maka hidupnya bermanfaat, meninggalnya pun diingat,” katan pria lulusan University of California itu.

Selaku kepala daerah, ia mengaku ingin mewujudkan cita-cita yang diwariskan oleh KH. Muhyiddin, atau yang biasa dipanggil Mama Pagelaran. Salah satu keinginannya adalah mendirikan Pesantren Pagelaran di Kota Bandung. Selaku mantan Ketua LKP3, ia berharap suatu saat akan ada pesantren warisan Mama Pagelaran di kota kembang.

“Semoga itu tidak akan pernah putus menyemangati kita untuk lebih meneladani Mama Aki. Maka dari itu, masih banyak lahan yang bisa dimanfaatkan di Kota Bandung. Sebagai wali kota, saya telah memfasilitasi berbagai organisasi masyarakat maupun organisasi keagamaan. Kalau pengelolaannya positif aka disambut dengan senang,” ucapnya.

IMG-20170322-WA0006yesSebagai informasi, Pesantren Pagelaran merupakan lembaga pendidikan keagamaan yang pertama kali didirikan di Kabupaten Subang oleh Mama Pagelaran sekitar tahun 1880. Sejalan dengan dinamika sosial politik saat itu, Pesantren Pagelaran juga didirikan di Sumedang dan kota lainnya.

Pesantren ini memiliki kontribusi yang besar dalam pergerakan merebut kemerdekaan Indonesia. Pesantren Pagelaran di Subang pernah dijadikan basis pergerakan Hizbullah oleh Mama Pagelaran.

“Nilai-nilai perjuangan itu yang perlu kita teladani, bahwa pesantren ini harus bermanfaat bagi bangsa dan negara ini,” ujar suami Atalia Praratya Kamil. (San/Herdi)

Tinggalkan Balasan