BANDUNG, LJ – Sekretaris Daerah Kota Bandung Yossi Irianto, mengapresiasi atas keberhasilan dan prestasi yang telah diraih Kecamatan Panyileukan. Bahkan, Kec. Panyileukan memiliki daya saing yang cukup tinggi dan tidak kalah dengan kecamatan lain se-Kota Bandung.
“Kecamatan Panyileukan bagus dari segi prestasi, meski usia masih tergolong baru bahkan kecamatan termuda. Karena Panyileukan merupakan wilayah pemekaran dari Kecamatan Cibiru dan Rancasari berdasarkan PP nomor 16 tahun 1987. Sepuluh tahun silam, Panyileukan dibentuk menjadi sebuah Kecamatan di bawah Pemerintahan Kota Bandung. Namun telah mampu bersaing dengan kecamatan-kecamatan yang lain,” demikian dikatakan Yossi saat menghadiri sekaligus membuka Perayaan Ulang Tahun (milad) ke-10 Kecamatan Panyileukan di Kantor Kecamatan Panyileukan Kota Bandung, Sabtu (01/04).
Bukan hanya itu, yang lebih membanggakan prestasi tersebut dicapai berkat peran serta penduduk setempat yang tertib dalam memenuhi kewajiban pajak sebagai warga negara.
“Panyileukan termasuk paling membanggakan. PBB-nya nomor satu di Kota Bandung, biasanya Lengkong atau yang di pusat kota, justru tahun 2016 ini adalah Panyileukan,” ucap Yossi .
Namun, disamping keberhasilan dan prestasi tersebut, Kecamatan Panyileukan juga punya beberapa masalah. Diantaranya adalah masalah banjir yang kerap kali melanda ketika musim penghujan tiba.
“Panyileukan kalau banjir karena posisinya ada di cekungan paling rendah, tapi paling penting adalah upaya2 strategis dari Pemerintah Kota, Provinsi, dan Pusat dalam rangka penanganan banjir,” tuturnya.
Mengenai masalah ini, Yossi optimis Pemerintah Kota Bandung dapat menanggulangi banjir di Kecamatan Panyileukan. Dijelaskannya, wilayah Panyileukan Gedebage sekarang ada pembangunan tol air, 2017 akan dibangun waduk 28 hektar. Untuk itu pihaknya berkeyakinan kuat 2017-2018 tidak akan banjir, sebab beberapa cara sudah dilakukan cara mengatasinya.
Tidak hanya sampai disitu, wilayah Bandung Timur ke depannya akan dipersiapkan sebagai wilayah Pusat Pengembangan Pemerintahan Kedua. Sehingga pembangunan sarana pendukung seperti air bersih di wilayah ini akan ditingkatkan.
“Ke depannya 2018 suplai air bersih juga keren. Karena memang wilayah timur khususnya Panyileukan dan Gedebage merupakan Pusat Pengembangan Pemerintahan Kedua,” pungkas Yossi. (Herdi)












