Silaturahmi Akbar (Aksi 242) di Monju, Persis Tegaskan Untuk Jaga Ulama

BANDUNG, LJ – Puluhan ribu massa Persatuan Islam (Persis) dari pelosok Indonesia berkumpul dan mengikuti silaturahmi akbar yang digelar di Monumen Perjuangan Rakyat, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (24/2). Silaturahmi akbar Persis tersebut bertujuan untuk mempererat kesatuan dan persatuan jamaah Persis dan antar umat Islam selain juga menyerukan perlawanan terhadap aksi teror kepada ulama.

Pada kesempatan itu Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Persis, KH. Aceng Zakaria mendesak agar aparat keamanan segera menuntaskan kasus penyerangan terhadap para ulama yang belakangan ini merebak hingga menimbulkan jatuh korban nyawa seperti yang dialami salah satu korbannya adalah Ketua Brigade Persis, Ustaz Prawoto beberapa waktu lalu.

Diakui Aceng Zakaria, silaturahmi akbar ini merupakan peristiwa langka yang dilakukan oleh Persis. Namun demikian, lanjutnya dengan acara ini diharapkan tali silaturahim secara langsung dapat mempererat dan meningkatkan soliditas dakwah.

Apresiasi juga datang dari pengurus Persis Jawa Barat, Persis DKI Jakarta, Persis Banten, Persis Jawa Tengah, Persis Jawa Timur, bahkan Persis di luar pulau Jawa yang tampak hadir ikut bersama-sama pada perhelatan silaturahmi akbar tersebut.

“Mungkin banyak yang bertanya ada apa pimpinan besar Persis menginisiasi silaturahmi akbar. Saya tegaskan tujuan ini memfasilitasi terjalinnya silaturahim langsung secara fisikal dan kolosal antara seluruh elemen jamiyah Persis khususnya Jabar dan utusan daerah,” tegasnya.

Silaturahmi akbar atau ada juga yang menyebut aksi 242 karena mengingat momentumnya berlangsung pada 24 Februari ini berlangsung sangat tertib dan kondusif. Tampak warna putih dan hijau mendominasi area Monumen Perjuangan Rakyat dari atribut yang dipakai massa. Kalimat takbir tak henti-hetinya bergema saat orasi berlangsung di panggung utama.

Dalam orasinya, Kapolri Tito Karnavian berharap Persis memberikan sumbangsih yang lebih besar dan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak termasuk kepolisian. Bahkan ditegaskannya, dirinya perintahkan kepada jajaran kepolisian untuk bersilaturahmi dan menjalin kerja sama dengan jajaran Persis di semua tingkatan termasuk tiap sektor.

Adapun Ketua Pelaksana Silaturahmi Akbar Keluarga Besar Persis, Ihsan Setiadi Latief mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk mensolidkan di kalangan internal Persis dalam hal ini jamaah Persis. Menurutnya disamping itu, acara juga dilakukan untuk menjalin kebersamaan dengan ormas-ormas lain untuk merapatkan kembali barisan.

KAPPI 95 Bagikan Air Minum Gratis

Di tempat yang sama, Kordinator Lapangan Keluarga Alumni Pesantren Persatuan Islam 1 (KAPPI 1) angkatan 1995 untuk aksi 242, Arif Hamid Rahman menilai silaturahim akbar yang digelar Persis merupakan sebuah ekspresi kekecewaan kepada penguasa. Dan KAPPI 1 95 beserta Majlis Taklim (MT) Darul Ilmi merasa terpanggil untuk hadir bersama-sama menyampaikan aspirasi ummat kepada pemerintah.

“Beberapa kasus belakangan menimpa para ulama, kyai dan ustadz namun seolah secara kasat mata takut untuk mengungkap dalang utama teror kepada tokoh-tokoh islam tersebut. Dan gerakan hari ini memperlihatkan secara psikologis bagaimana munculnya ekspresi serta emosi ummat dalam hal ini Persis yang selalu merasa dijadikan tumbal dari perseteruan orang-orang yang rakus akan kekuasaan dan ekonomi. Untuk itu, Persis tentunya akan membantu penuh kepada pemerintah yang berkeadilan,” ujarnya usai acara.

Lebih dari itu, sambungnya, Persis sebagai bagian ormas islam yang memiliki banyak peranan membangun bangsa dan negara ini pun mengajak semua komponen ummat untuk bersama-sama mendorong pemerintahan agar memiliki keberanian mengungkap kebenaran atas kasus yang menimpa para ulama.

“Di sisi lain, dengan kasus yang menimpa atas meninggalnya almarhum Ustadz Prawoto seolah membangunkan dan menyadarkan kita betapa ulama merupakan harta kekayaan milik ummat untuk kita jaga. Dan semangat save ulama akan terus kita gelorakan,” tegasnya.

Ditambahkannya, KAPPI 1 ’95 dan MT Darul Ilmi berinisiatif dengan sukarela memberikan serta membagi-bagikan kemasan air mineral dan makanan ringan secara gratis. Diakuinya, penggalangan dana dilakukan pihaknya hanya berselang dua hari sebelum pelaksanaan silaturahmi akbar.

“Mudah-mudahan sumbangsih kita dalam silaturahim akbar ini walaupun hanya dipandang sesuatu yang kecil tetapi kami ingin berbagi kepada organisasi Persis yang sudah membesarkan kami. Ini bentuk keterpanggilan kami sebagai jamaah yang mencintai jamiyah Persis,” pungkasnya. (San)

Tinggalkan Balasan