Wagub : Infrastruktur di Jabar Tetap Skala Prioritas

  • Bagikan

BANDUNG LJ – Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan, Provinsi Jabar sebagai penyangga ibukota Negara tentunya harus didukung dengan infrastruktur yang baik, sehingga dapat mendukung kelancaran perekonomian dan meningkatkan pelayanan masyarakat.

Menurut Deddy Mizwar, sektor infrastruktur selalu dijadikan skala prioritas oleh Pemprov Jabar  dalam  setiap penyusunan rencana pembangunan. Untuk itu, tentunya kita berharap peringatan Hari Bakti Pekerjaan Umum ke-71, menjadi momentum untuk terus menguatkan komitmen dalam memberikan pelayanan percepatan pergerakan ekonomi di seluruh wilayah Jawa Barat.

Hal ini dikatakan Deddy Mizwar kepada Wartawan  ditemui usai Hari Bakti PU ke-71 Tingkat Provinsi Jawa Barat di Gedung Sate, Bandung, Sabtu (3/12).

Acara tersebut dihadiri Sekda Jabar Iwa Karniwa, Pimpinan OPD dan  seluruh karyawan Dinas Bina Marga dan BPJ I s.d VI, Diskimrum Jabar, Dinas PSDA Jabar, serta PNS dilikungan Pemprov jabar. Usai upacara, dilanjutkan ziarah ke Taman Makam Pahlawan di Cikutra Bandung.

Dikatakan, tercatat ada beberapa megaproyek yang telah dibangun seperti jalan tol Cirebon-Palimanan dan Waduk Jatigede dan proyek yang sedang dibangun seperti jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) dan Cisundawu, jalur kereta cepat Jakarta-Bandung, dan Pelabuhan Patimban.

Selain itu, ada beberapa proyek infrastruktur di Jabar segera direalisasikan, diantaranya,  pembangunan tujuh waduk di beberapa daerah seperti di Cimahi dan Ciawi, tujuh proyek jalan tol, proyek pembangunan pembangkit listrik, dan proyek pembangungan jalur kereta api di Selatan Jawa Barat dengan trayek Banjar-Cijulang serta proyek perlintasan kereta api jalur Bandung-Ciwidey-Rancabuaya yang membelah bagian Utara dan Selatan Jabar.

Namun Deddy juga berharap, untuk mempercepat pembangunan tersebut, pemerintah pusat dapat memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah untuk merevisi RTRW terutama untuk proyek-proyek srategis nasional.

“Persoalannya adalah bagaimana merevisi RTRW makanya kita minta dalam PP khusus itu kalau perlu ditambah satu pasal bahwa Gubernur, Bupati dan Walikota diberikan kewenangan untuk merevisi secara parsial, kalau engga akan lama,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga Jabar M Guntoro mengatakan,  sesuai dengan  tema  peringatan Hari Ulang Tahun Pekerjaan Umum ( HUT PU) ke 71 tahun 2016 yaitu “ Kerja Nyata Membangun Infrastruktur untuk Bangsa”, tentunya kita harus bekerja keras dalam mewujudkan infrastruktur di Jabar dalam kondisi baik dan mantap.

“ Mari kita kerja nyata dengan penuh tanggungjawab dalam menjalankan amanah yang diberikan untuk dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat”, kata Guntoro di gedung sate.

Kita tahu bahwa beberapa bulan terakhirnya kondisi cuaca cukup ektrim, hujan terus menerus sehingga terjadi banjir dan tanah longsor, tentunya banyak infrastruktur yang rusak baik itu jalan, jembatan  maupun  saluran irigasi.  Namun kita tidak boleh mengeluh harus kita kerjakan dengan penuh ke ikhlasan.

Sedangkan terkait pekerjaan di DBM tahun 2016, menurut Guntoro, alhamdulillah semua pekerjaan berjalan sesuai rencana, bahkan sudah ada beberapa pekerjaan yang sudah tuntas dan sebagian lagi masih dalam tahap penyelesaian. Untuk realisasi keuangan saat ini sudah mencapai 90%. “Adapun untuk program 2017 mendatang, kita sedang susun dan akan dibahas dengan dewan,  termasuk  memperbaiki infrastruktur yang rusak selama tahun 2016 akibat hujan dan banjir,” tandasnya. (Ihsan)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan