BANDUNG, LJ – Panitia Khusus (Pansus) VI DPRD Jabar menyambangi Kota Depok, selain itu juga sudah mengunjungi kota/kabupaten lain demi membahas RTRW di sejumlah daerah, seperti ke Kota Bogor.

“Ini sebagai upaya menyelaraskan RTRW di Jabar dengan kota/kabupaten lainnya di provinsi ini, salah satunya Kota Depok. Dan pada pertemuannya itu, ada sejumlah hal yang berkembang di Kota Depok. Pertama, kewajiban Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terhadap jalan provinsi yang panjangnya 11,5 kilometer, saat ini sudah dibangun, termasuk juga Jalan Kalimulya,” terang anggota Pansus VI, H. Arif Hamid Rahman, SH saat diminta tanggapannya melalui sambungan selulernya terkait kinerja Pansus VI Sabtu 08 Januari 2022.
Kemudian, Pansus VI pun meminta jalan di Depok dilengkapi dengan trotoar dan fasilitas lalu lintas lainnya. Yang kedua, Kota Depok juga menginginkan Stadion Bertaraf Internasional.
“Kami juga (Pansus VI) memberikan saran kepada Pemkot Depok agar mendorong Pemerintah Pusat segera melebarkan jalan nasional yang ada di Kota Depok. Khususnya Jalan Raya Sawangan agar tidak ada bottelneck atau penyempitan jalan,” jelas Arif yang juga merupakan anggota Komisi I DPRD Jabar.
Pada kesempatan itu, Pansus VI mengapresiasi pengadaan RTH di Kota Depok. Menurutnya, dengan konsep pembangunan taman tiap kelurahan dapat menjadi salah satu sumbangsih bagi pengadaan RTH. Tak hanya itu, sambung dia, yang menarik adalah pembahasan mengenai penataan sepadan sungai dan situ. Sebab, keduanya tercatat sebagai aset Pemerintah Provinsi (Pemprov), namun kewenangannya ada di Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
“Ke depan harus ada penataan agar tidak hanya berfungsi sebagai tandon atau penampung air. Namun penertiban juga penting agar tidak terjadi penyempitan. Harapannya sepadan situ dan sungai dapat dijadikan RTH, sehingga dapat ditanami pohon-pohon. Pansus VI akan menyampaikan catatan perkembangan yang ada di Kota Depok ke Kementerian,” pungkasnya.
Sementara itu, atas kunjungan kerja Pansus VI DPRD Jabar ke Kota Depok Kamis (06/01), Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono menilai sejumlah topik Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Depok menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut. Seperti pembahasan Ruang Terbuka Hijau (RTH), jaringan jalan, energi dan lain sebagainya.
“Termasuk sektor transportasi di Kota Depok. Underpass Dewi Sartika, Margonda dan Citayam juga masuk dalam pembahasan kami,” tuturnya.
Dikatakan Imam, ada juga topik perencanaan transportasi berbasis rel. Dia pun berharap, Rencana Tata Ruang Wilayah di Kota Depok dapat disesuaikan dengan Peraturan Daerah (Perda) yang ada di Jabar. Pihaknya berharap, semua perencanaan tersebut dapat segera disetujui oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR), sehingga bisa direalisasikan. (AdiPar)












