
JAKARTA, LINTAS JABAR – Dorongan dilakukannya Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Muprovlub) di tubuh Kadin Jabar semakin menguat. Hal tersebut terungkap saat sebanyak 20 Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) Kota dan Kabupaten se-Jawa Barat menyambangi pengurus Kadin Indonesia di Lantai 24 Menara Kadin Jakarta Jumat siang (02/08/2024).
Pertemuan Ketua Kadin Kota/Kabupaten se-Jawa Barat dalam upaya melaksanakan rapat koordinasi, konsultasi dan asustensi internal yang hasilnya mendorong segera pelaksanaan Musyawarah Provinsi Luar Biasa di Kadin Jawa Barat pada tanggal 21 Agustus 2024 mendatang.
Bukan tanpa alasan, hal itu dilakukan karena Ketua Kadin Kota/Kabupaten se-Jawa Barat sebagai sikap dan upaya mereformasi organisasi di Kadin Jawa Barat karena masa kepemimpinan Kadin Jabar telah berakhir pada 7 Februari 2024 lalu. Disamping itu menilai bahwa Kadin Jawa Barat dipandang tidak mampu melaksanakan Musyawarah Provinsi (Musprov) Kadin Jabar pada tanggal 9 Juni 2024.
Sedangkan Kadin Indonesia sudah memberikan teguran dan perintah kepada Kadin Jawa Barat untuk segera melaksanakan Muprov, namun perintah tersebut hingga saat ini tidak mendapat respon.
“Hari ini kita datang ke Kadin Indonesia dalam rangka konsultasi, asistensi dan menyampaikan berkas dokumen kesiapan kita sebagai penyelenggara Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Muprovlub) Kadin Jabar dan sekaligus tadi menyampaikan undangan kehadiran pa Ketua Umum Kadin Indomesia Bapak Arsjad Rasyid untuk bisa hadir di acara Muprovlub pada tanggal 21 Agustus nanti,” beber Ketua Kadin Karawang, Fadludin Damanhuri kepada awak media terkait pertemuan dengan pengurus Kadin Indonesia.
Menurut Fadludin Damanhuri, semua tahapan sebagaimana yang diatur dalam Anggaran Dasar dan Peraturan organisasi Kadin sudah terpenuhi unsurnya, tahapan-tahapan sudah ditempuh dan dilaksanakan diantaranya memberikan Surat Peringatan Pertama yang dikirimkan pada tanggal 27 Mei 2024, selanjutnya Peringatan Kedua dikirim pada tanggal 27 Juni 2024, dan Peringatan Ketiga pada tanggal 26 Juli 2024.
“Namun Surat Peringatan Kesatu dan Kedua ini tidak dijawab oleh Kadin Jawa Barat, dan ini menandakan ketidakmampuan dalam mengelola organisasi. Setelah peringatan ketiga dan ini peringatan terakhir, Kadin Indonesia mengundang kita untuk koordinasi terkait Muprovlub Kadin Jabar, bebernya.
Dijelaskannya, tahapan asistensi ini adalah merupakan tahapan terakhir, karena sebanyak 20 Kadin kabupaten/kota dan 9 ALB Kadin Jawa Barat sudah Bulat dan siap melaksanakan Muprovlub pada tanggal 21 Agustus 2024.
“Asistensi dan konsultasi kita tadi diterima langsung oleh Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi Bapak Eka Sastra yang didampingi jajaran penuh Ketua Komite Organisasi Kadin Indonesia. Beliau akan segera membahas kesiapan kami dari Kadin kab/kota yang akan menyelenggarakan Muprovlub Kadin Jabar yang selanjutnya menyampaikan persetujuan kepada Ketua Umum Kadin Indonesia sepulang beliau dari kegiatan Olimpiade Paris,” jelasnya.
Fadludin Damanhuri berharap, dengan adanya Muprovlub Kadin Jabar diharapkan mampu menciptakan iklim usaha yang nyaman, juga memberikan kepastian kepada pengusaha terutama dalam menghadapi ancaman resesi ekonomi ke depan.
“Jika tidak segera merapatkan barisan, perekonomian kita akan lebih terpuruk, siapapun yang nanti memimpin harapan kami memiliki network yang baik dan mampu membaca situasi dan cepat mengambil keputusan untuk perekonomian Jabar yang lebih baik” tambah Fadludin Damanhuri. (Red)












