
KAB. BANDUNG, LINTAS JABAR – Pimpinan Cabang (PC) Persatuan Islam (PERSIS) Banjaran meletakkan batu pertama pembangunan Gedung Dakwah, Senin (2/11/2026) pagi.
Kegiatan dimulai pukul 09.30 WIB. Ikhtiar ini ditempuh dengan modal awal Rp50 juta, sementara kebutuhan dana keseluruhan diperkirakan mencapai Rp900 juta.
Pada kesempatan itu, Ketua PC PERSIS Banjaran, H.D. Pandi, mengawali sambutannya dengan membaca QS. Al-Insyirah ayat 7–8 :
فَاِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْ، وَاِلٰى رَبِّكَ فَارْغَبْ
“Maka apabila engkau telah selesai (dari suatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain), dan hanya kepada Tuhanmu engkau berharap.”
Melalui proses panjang
H.D. Pandi menjelaskan bahwa rencana pembangunan ini tidak lahir tiba-tiba. Pengurus telah melewati waktu yang cukup panjang untuk menghimpun pandangan dan pendapat. Komunikasi dengan berbagai pihak yang berkepentingan juga telah dilakukan dalam berbagai rapat.
Ia mengakui dana yang terkumpul belum mencukupi kebutuhan keseluruhan. Meski demikian, pengurus memilih untuk memulai pembangunan dengan keyakinan dan kesungguhan.
Bukan sekadar bangunan megah
Menurut H.D. Pandi, Gedung Dakwah tidak diproyeksikan sekadar sebagai bangunan megah. Ada tujuan yang jauh lebih penting, yaitu lahirnya ilmu-ilmu, terwujudnya gambaran kebersamaan, dan munculnya kader-kader mujahid yang semata-mata taat kepada Allah SWT.
Gedung ini juga diharapkan menjadi pusat pengembangan Al-Qur’an dan Sunnah di Kecamatan Banjaran.
Ia pun menyinggung sikap pengurus jam’iyyah yang harus terus belajar disiplin, dinamis menyesuaikan kondisi yang dihadapi, dan produktif.
Menyerahkan harapan kepada Allah
Di bagian akhir sambutan, H.D. Pandi kembali membacakan potongan ayat “fa-idzā faraghta fanshab, wa ilā rabbika farghab” dengan nada menegaskan. Karena itu, Ia mengajak seluruh hadirin mengembalikan segala harapan kepada Allah SWT.
“Bismillah, kita mulai,” ujarnya menutup sambutan sebelum prosesi peletakan batu pertama dilaksanakan. (Herdi)












