[lintasjabar tkp=] Selama darurat Wabah Corona Virus Disease (Covid-19) masih merebak, semua aktifitas program kegiatan terkait dengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) semua terhenti, dengan waktu belum dapat ditentukan kapan berjalannya kegiatan tersebut.
Namun untuk Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sejenis dana dekon sudah tidak dianggarkan.Terkecuali Dana Alokasi Khusus (DAK), itu juga dikurangai. Karena komunikasi dengan orang penerima anggaran didaerah tidak optimal.

Demikian dibeberkan Kepala Bidang Pendidikan Menengah Atas (PMA) Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat, Ir. Yesa Sarwedi Hami Seno, kepada awak media, di Kantornya Jalan DR Rajiman N0 6 Kota Bandung, belum lama ini.
“Tapi, bisa saja sewaktu-waktu selesainya kasus corona ini, baik anggaran APBD maupun APBN bisa berjalan normal,” ujarnya.
Yesa memprediksi, wabah virus yang sudah mengguncang dunia ini diperkirakan sampai bulan mei 2020 hilang.
“Sebenarnya, kita semua berharap sebelum bulan mei juga sudah harus berakhir, karena sebentar lagi Bulan Suci Romadhan. Yah… kita berdoa sajalah, semoga corona ini cepat berlalu,” harapnya.
Namun demikian, ia menghimbau kepada siswa/i SMA agar terus berkordinasi dengan walikelas masing-masing, agar beban pelajaran tidak terlalu menumpuk.
“Memang rasa jenuh itu pasti ada. Tapi apa boleh buat, itulah kenyataannya. Untuk anak-anak didik patuhilah semua anjuran yang telah ditentukan oleh pemerintah. Pertama belajarlah dari shcool from home (SFH) jangan bermain dikerunan masa stay at home. sosial sistancing dan physical distancing harus menjadi perhatian,” pungkasnya. (San)