Arif Hamid Rahman: Hormati Guru Sebagai Sosok Penting Dalam Kehidupan

  • Bagikan

[lintasjabar tkp] Dunia pendidikan selamanya tidak akan pernah terlepas dari guru. Peranan guru sangatlah besar jika dibandingkan dengan profasi yang lain, hal ini karena pendidikan memegang peranan penting dalam membentuk kepribadian seseorang. Guru bukan hanya bertindak sebagai seorang pemberi ilmu, tapi lebih dari itu, guru juga bertindak sebagai pendidik, pengayom, pembina kepada setiap orang yang menjadi bagian dari tanggung jawabnya.

Hal tersebut diungkapkan anggota DPRD Jawa Barat, H. Arif Hamid Rahman, SH di kediamannya di kawasan Terusan Buah Batu Bandung, Kamis (29/10/2020).

Dipaparkannya, pada era tahun 50-an, sosok seorang guru sangat disegani dan di hormati sebab untuk masyarakat guru dianggap sebagai sosok yang lebih dari profesi lain yang ada. Bahkan untuk masyarakat Jepang sangat menghormati seorang guru lebih dari seorang kepala negara.

Dunia terus berubah dan demikian juga dengan profesionalisme guru. Pengetahuan yang berkembang dari masa ke masa menuntuk setiap insan yang berprofesi sebagai guru untuk lebih memacu dan menyiapkan serta menyesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan yang berkembang.

“Seiring perjalanan waktu dewasa ini, guru bukan hanya bertindak sebagai pendidik, pengayom, pembina semata, lebih dari itu, guru dituntut untuk terjun langsung pada dunia penelitian,” terangnya.

Disamping itu, keberadaan penting guru dan peranannya yang begitu besar balam membentuk kader bangsa yang merupakan tulang punggung suatu bangsa.

“Tentu saja menjadi sebuah kewajiban kita menghormati guru kita yang telah mendidik dan mendewasakan kita dengan ilmunya. Jasanya tak terhingga, dan tentu saja itu menjadi amal jariyah yang terus mengalir bila kita aplikasikan dengan benar dan utuh,” ujar Arif yang juga sempat mengecap status santri di Pesantren Persatuan Islam Rancabango Kabupaten Garut.

Baginya, berkaitan dengan hari Maulid Nabi Muhammad SAW yang bagi sebagian masyarakat memperingatinya pada setiap 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah dapat mengambil hikmah dan keutamaannya.

Hikmah yang bisa dipetik diantaranya, kita memperingati sosok seorang yang penting bagi kita, terutama sebagai seorang muslim. Begitu pula keberadaan guru atau ustdaz adalah merupakan sosok penting dalam membangun nilai-nilai religi yang menjadi pondasi dalam perjalanan hidup di dunia. (San/red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan