
BANDUNG, LJ – Persiapan migrasi dari frekuensi siaran analog ke siaran digital harus benar-benar dengan persiapan yang matang.
Sebab, dengan beralihnya analog ke digital, dapat memberikan manfaat yang besar bagi dunia penyiaran dan mengangkat perekonomian daerah. Stasiun televisi lokal, konten kreator dan kebudayaannya dapat menjadi unggulan daerah.
Hal tersebut disampaikan anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi JAwa Bata, H. Arif Hamid Rahman, SH berkaitan dengan persiapan Analog Switch Off (ASO) di Wilayah Jabar tahap pertama, kepada awak media di Bandung, Selasa 22 Maret 2022
Sebelumnya digelar Rapat Kerja Komisi I DPRD Jabar dengan Diskominfo Jabar dan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jabar di Mason Pine Hotel Kota Baru Parahyangan Kab. Bandung Barat, Senin 21 Maret 2022.
Ia menyarankan kepada Diskominfo Jawa Barat agar melakukan koordinasi yang komprehensif. Sebab, warga Jawa Barat merupakan penerima manfaat dari program tersebut. Jangan sampai ada warga Jawa Barat yang tidak bisa menikmati dari program tersebut.
Maka itu, ia mendorong agara pihak Diskominfo dan KPID harus lebih proaktif berkomunikasi dengan Pemerintah Pusat. Hal demikian diharap akan lebih akurat lagi dengan pemerintahan desa tentang program ini. (AdiPar)












