Arif: Raperda RTRW Bertujuan Tercapainya Ruang Ketahanan Pangan dan Berfungsi Lindung di Wilayah Jabar

BANDUNG, LJ – Anggota Panitia Khusus (Pansus) VI DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Arif Hamid Rahman, SH
mengungkapkan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan pembangunan dan mengurangi kesenjangan pembangunan antar wilayah, dilakukan Pengembangan Wilayah atau WP.

Pengembangan dengan membagi ke dalam 6 (enam) WP, diantaranya WP Bodebekpunjur, sebagai pengembangan Kawasan Perkotaan di Wilayah Jawa Barat dengan kesetaraan fungsi dan peran kawasan di KSN Jabodetabekpunjur serta antisipatif terhadap perkembangan pembangunan wilayah perbatasan, meliputi Daerah Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kota Depok dan sebagian wilayah di Kabupaten Cianjur.

Selain itu, WP Purwasuka, sebagai penjabaran dari Kawasan Andalan Purwasuka, meliputi Daerah Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Subang, dan Kabupaten Karawang; dan WP Ciayumajakuning, sebagai penjabaran dari Kawasan Andalan Ciayumajakuning yang antisipatif terhadap perkembangan pembangunan Wilayah perbatasan, meliputi Daerah Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, dan sebagian wilayah di Kabupaten Sumedang;

Sedang WP Priangan Timur-Pangandaran, sebagai penjabaran dari Kawasan Andalan Priangan Timur-Pangandaran dengan kesetaraan fungsi dan peran kawasan di KSN Pacangsanak yaitu Pangandaran-Kalipucang-Segara Anakan yang antisipatif terhadap perkembangan pembangunan wilayah perbatasan, meliputi Daerah Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar dan Kabupaten Pangandaran;

Untuk WP Sukabumi dan sekitarnya, sebagai penjabaran dari Kawasan Andalan Sukabumi yang antisipatif terhadap perkembangan pembangunan wilayah perbatasan, meliputi Daerah Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, dan sebagian wilayah di Kabupaten Cianjur; dan WP Cekungan Bandung, meliputi Daerah Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi dan sebagian wilayah di Kabupaten Sumedang.

“Penataan Ruang Daerah Provinsi bertujuan untuk mewujudkan tata ruang Wilayah Daerah Provinsi yang efisien, berkelanjutan, dan berdaya saing menuju Provinsi Jawa Barat Termaju di Indonesia,” ujarnya di Bandung, Jumat 04 Februari 2022.

Anggota legislatif dari Fraksi Gerindra ini menegaskan Raperda RTRW bertujuan tercapainya ruang berfungsi lindung di Wilayah Jawa Barat dan tersedianya ruang untuk Ketahanan Pangan, terwujudnya Ruang Investasi melalui dukungan infrastruktrur strategis dan terwujudnya ruang untuk Kawasan Perkotaan dan Kawasan Perdesaan dalam sistem Wilayah yang terintegrasi, dan terlaksananya prinsip mitigasi dalam Penataan Ruang. (AdiPAr)