Dishub Kampanye Persimpangan Berperadaban

  • Bagikan

BANDUNG, LJ– Dishub Kota Bandung dan Gerakan Bandung Disiplin juga menggelar kampanye “Persimpangan Berperadaban” di waktu yang sama. Jika kampanye Disiplin Dimulai dari Sekolah dilaksanakan di sekolah-sekolah, Persimpangan Berperadaban akan berlokasi di persimpangan yang paling banyak terjadi pelanggaran lalu lintas.

Saat ini, Dishub Kota Bandung telah merekam pelanggaran lalu lintas melalui kamera CCTV yang terkoneksi dengan Area Traffic Control System (ATCS) Kota Bandung. Berdasarkan data pekan ke-4 Februari 2018, persimpangan Cicaheum dan Padasuka tercatat sebagai persimpangan dengan jumlah pelanggaran terbanyak.

Sebanyak 8 persimpangan lainnya secara berurutan antara lain Anggrek, Cimuncang, Moh. Toha, Telkom, Merdeka Aceh, Pahlawan, Cibaduyut, dan Cikutra. Titik-titik ini merupakan titik pantau dan titik penindakan utama yang akan dilakukan oleh tim.

“Selama ini kita selalu merilis data sepuluh persimpangan yang paling  banyak pelanggaran. Ada beberapa titik yang selalu tinggi angka pelanggarannya,  seolah terjadi pembiaran. Maka perlu ada tindakan,” ujar Hendro.

Kampanye ini, lanjut Hendro, bertujuan untuk menurunkan angka pelanggaran lalu lintas sehingga diharapkan angka kecelakaan juga menurun.

“Tetapi sebetulnya yang ingin kita bangun adalah sistem dan perbaikan mental. Karena pada dasarnya ini adalah masalah mental masyarakat yang belum sadar disiplin berlalu lintas,” ujar Hendro. (/Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan