Era Digitalisasi, Diharapkan Pemuda Siap Hadapi Tuntutan Perubahan Zaman

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Bandung, H. Arif Hamid Rahman, SH hadir sebagai Keynote Speaker pada Seminar Bisnis Online

BANDUNG, LJ – Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Bojongloa Kidul menggelar Seminar Bisnis Berbasis Online yang mengusung tema “Bangun Bisnis Online Untuk Membangun Masa Depan” di Aula Kecamatan Bojongloa Kidul, Minggu (21/7/2019).

Terungkap pada seminar tersebut, bahwa dalam catatan sejarah Indonesia menunjukkan bahwa kemerdekaan diraih oleh semangat pemuda yang berpikir. Bahkan lebih dari itu pemuda semestinya menjadi kaum intelektual yang selalu ada dan bisa memberikan jalan keluar menyelesaikan persoalan-persoalan.

Seperti yang diungkapkan Presiden Republik Indonesia Sukarno “Berikan aku sepuluh pemuda, maka akan aku guncangkan dunia.”. Ini bukan berarti semua pemuda bisa menjadi referensi perubahan. Hanya saja pemuda pilihan yang dapat mengguncang dunia seperti yang dikatakan oleh Presiden Soekarno.

Karena itu, intelektualitas menjadi faktor penting yang harus dimiliki pemuda sebagai agen perubahan bangsa dan negara. Terlebih juga dituntut dapat menghadapi perubahan pada era digitalisasi.

Peserta tampak antusias mengikuti seminar

Pada kesempatan itu, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Bandung, H. Arif Hamid Rahman, SH mengungkapkan seiring perkembangan jaman yang menuntut perubahan di segala aspek kehidupan, peran serta pemuda sangatlah penting guna membangun perubahan menuju arah yang modern.

“Disamping intelektualitas, pemuda pun diharapkan dapat menghadapi tuntutan zaman. Salah satunya dalam dunia bisnis atau perekonomian, sebab perekonomian kekinian mengalami perubahan signifikan dalam dunia marketing yang serba digital,” ungkap Arif yang pada pileg 2019 terpilih dan menduduki kursi DPRD Propinsi Jawa Barat dari daerah pemilihan Jabar I.

Menurutnya, kegiatan ekonomi merupakan kegiatan yang berhubungan dengan usaha perdagangan yang dilakukan oleh individu atau sekelompok orang guna memperoleh laba dengan memproduksi dan menjual barang kebutuhan masyarakat, atau disebut bisnis.

Usai seminar, panitia beserta narasumber, tamu undangan dan peserta berfoto

Adapun bisnis secara online, sambungnya, bisa dilakukan oleh siapa saja tanpa mengenal batasan umur, profesi, strata pendidikan, tempat maupun waktu. Maka itu, ia memandang sangat dimungkinkan semua orang terutama kalangan pemuda yang punya kemauan dan kemampuan untuk ikut berbisnis secara online.

Sementara itu, Pakar IT yang juga Praktisi Online Marketing, Muhammad Ramdhan Nurrohman menegaskan, bisnis di era modern mengalami perkembangan yang pesat, mulai dari media yang digunakan dalam berbisnis maupun sesuatu yang diperdagangkan.

Diakuinya, dulu pada fase non digital, bisnis hanya dilakukan secara tatap muka, namun kini muncul bisnis di media maya yang disebut bisnis online.

“Maka itu, dengan kemudahan dan efektifitas daya jelajahnya justru bisnis online kini menjadi daya tarik bagi para pebisnis. Tidak terkecuali bagi pebisnis pemula yang tengah menjajaki dunia marketing,” ujar Ramdhan yang dalam kiprahnya banyak terlibat dalam dunia desain dan bisnis online.

Sedang Ketua DPK KNPI Kecamatan Bojongloa Kidul sekaligus Panitia Penyelenggara, Iwa Lesmana, S. Ag berharap dengan digelarnya seminar tersebut menjadi bekal ilmu bagi para pemuda terlebih kader-kader KNPI di wilayah Bojongloa Kidul.

“Kami sangat bangga bisa menghadirkan keynote speaker seorang legislator muda yang sangat enerjik juga pakar IT yang mumpuni di bidangnya agar dapat mentransformasikan pengalaman serta ilmunya kepada kader-kader kami. Agar pemuda mempunyai potensi dan sumberdaya untuk ikut terlibat dalam perkembangan bisnis online,” pungkasnya dihadapan puluhan peserta yang cukup antusias mengikuti acara seminar tersebut. (San)

Tinggalkan Balasan