Heryawan : Alokasikan Rp 200 Miliar Untuk Ruas Bandung-Rancabuaya

  • Bagikan

BANDUNG (Lintasjabar.com),- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan kawasan selatan memiliki sejumlah potensi yang membutuhkan penanganan dalam waktu yang cepat. Potensi tersebut harus segera dieksploitasi untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat bagian selatan.  Kawasan yang terbentang dari Pelabuhan Ratu hingga Pangandaran itu membutuhkan percepatan pembangunan infrastruktur. Diharapkan dengan kondisi infrastruktur yang mantap memperlancar seluruh kegiatan perekonomian masyarakat dan memacu pertumbuhan ekonomi kawasan.

Menurut Heryawan sebagai implementasi pemerataan pembangunan, pengembangan dan penanganan jaringan jalan lintas selatan perlu dituntaskan. Untuk itu perlunya peningkatan jalur vertikal Jawa Barat bagian selatan untuk menciptakan keseimbangan dan pemerataan pembangunan antar derah. Lebih dari itu guna mendukung tumbuhnya pusat-pusat perekonomian.  Khususnya kawasan Rancabuaya yang ditetapkan sebagai Pusat Kegiatan Wilayah Provinsi.

Sebagai Pusat Kegiatan Wilayah Provinsi, Rancabuaya mempunyai fungsi sebagai akselerator pembangunan wilayah sekitarnya. Dengan fungsinya itu, sekaligus mempercepat akses Jawa Barat bagian selatan dengan Kawasan Andalan Cekungan Bandung sebagai pasar utama produksi Jawa Barat bagian selatan dengan menciptakan jalur ekonomi Bandung – Rancabuaya. Untuk kegiatan itu, dialokasikan dana sebesar Rp 200 miliar untuk meningkatkan ruas jalan Bandung – Cukul – Rancabuaya sepanjang 114,86 km.

“Penanganan ruas jalan Bandung menuju Rancabuaya telah dimuat pada pembiayaan pembangunan pada tahun jamak dengan alokasi dana Rp 200 miliar sampai tahun 2013,” tegas Heryawan di Gedung Negara Pakuan, Bandung, Senin (18/10) sesaat sebelum menuju Bandara Soekarno Hatta untuk terbang ke Makassar Sulawesi Selatan guna mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Gubernur Seluruh Indonesia yang akan dibuka secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono. Rakor tersebut akan dimulai Selasa (19/10) hingga Rabu (20/10).

Sebelumnya pada Kamis, (14/10), Gubenur Jawa Barat bersama Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Irfan Suryanegara melakukan kunjungan kerja ke lokasi peningkatan Ruas Jalan Bandung – Cukul – Rancabuaya, khususnya pada ruas yang sering terkena bencana longsor yaitu di sekitar Cukul Kecamatan Talegong. Umumnya, menurut Kepala Dinas Bina Marga Jawa Barat M. Guntoro, Ruas Jalan Cukul – Cisewu memiliki kondisi tanah yang labil dengan topografi yang ekstrim sehingga sering terjadi bencana alam yaitu longsor. (Dudi)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan