Legislator Gerindra Berharap Momentum Musda Persis Hadirkan Kolaborasi Dengan Umaro

  • Bagikan

BANDUNG, LJ – Pimpinan Daerah (PD) Persatuan Islam (Persis) Kota Bandung menggelar Musyawarah Daerah (Musda) yang dilangsungkan di Gedung Pusdai Jabar Jalan Diponogoro No 63 Bandung, Rabu, (28/8/2019).

Musda kali ini mengusung tema ‘Meningkatkan Soliditas Menuju Kebangkitan Jamiyyah’ merupakan agenda rutin organisasi selama 4 tahunan.

Dengan beragendakan laporan pertanggung jawaban kepengurusan masa jihad/kerja 2015-2019. Disamping pula akan disusun program empat tahun ke depan serta memilih Ketua PD Persis Kota Bandung masa jihad 2019-2023.

Bagi organisasi keagamaan Persis dan Persistri Kota Bandung, Musda yang digelar ini bertepatan dengan usianya yang hampir memasuki satu abad. Persis sendiri dibentuk pada tanggal 12 September 1923 di Kota Bandung. Sehingga sepak terjang Persis dalam pentas sejarah di Kota Bandung telah memberikan corak dan warna baru dalam gerakan pembaharuan pemikiran Islam.

Anggota DPRD Provinsi Jabar terpilih periode 2019-2024, H. Arif Hamid Rahman, SH hadiri Musda PD Persis di Gedung Pusdai Jabar

Menyikapi Musda PD Persis Kota Bandung, Anggota DPRD Provinsi Jabar terpilih periode 2019-2024, H. Arif Hamid Rahman, SH menegaskan berangkat dari Kota Bandung sebagai tempat kelahiran organisasi ini, maka Persis harus ambil bagian inisiator dalam mendinamisasi dan harmonisasi gerakan jamiyyah. Lebih dari itu, sambungnya Persis Kota Bandung dapat bersinergi dengan pihak umaro dalam hal ini pemerintah.

“Momentum peralihan kepemimpinan di tiap lembaga dan organisasi selalu memberikan spirit luar biasa, terlebih jika momentum tersebut hadir dalam rangka menopang kemajuan Bangsa. Maka itu, Musda Persis Kota Bandung dapat memenuhi proses regenerasi dan penyegaran tasykil kepengurusan serta untuk memenuhi amanat konstitusional,” ujarnya kepada wartawan usai acara Musda.

Dikatakannya, Ormas Persis secara historis termasuk diantara ormas besar tertua yang kontribusinya dalam sejarah bangsa Indonesia sudah tidak perlu dipertanyakan lagi, dan Kota Bandung dianggap sebagai ‘cikal bakal, wajah, etalase, cerminan dan ibu kota’ nya Persis.

“Saya merasa terhormat dapat berkesempatan hadir di tengah-tengah para guru dan sesepuh salah satu organisasi keagamaan tertua ini. Bukan hanya itu, bagi saya ini sekaligus input berharga bahwa pemerintah baik eksekutif sebagai umaro maupun legislatif harus ikut hadir untuk terjalinnya komunikasi dan kolaborasi sehingga pembangunan bangsa ke depan kian kokoh,” sambung mantan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Bandung ini.

Ia berharap, momentum Musda kali ini sesuai dengan tujuannya yakni meningkatkan soliditas antar anggota juga sebagai momentum untuk merumuskan hal-hal yang strategis dalam membangun Persis ke depan.

“Secara pribadi saya salut, sebab tampak begitu terasa animo dari peserta dengan harapan-harapan perubahan yang hendak dihadirkan. Tidak kurang dari dua ribu peserta sangat antusias hingga memadati Ruang Bale Asri Pusdai,” terangnya seraya mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya Musda Persis Kota Bandung.

Ribuan peserta didominasi anggota serta simpatisan Persis tumpah ruah selain memadati ruangan dalam di Bale Asri juga meluber hingga pelataran Gedung Pusdai dan area-area parkir, karena Musda tampak dihadiri Bidgar Dakwah KH. Zae Nandang yang mewakili Ketua Umum PP Persis KH. Aceng Zakaria karena berhalangan dikarenakan kondisinya tengah sakit. (San)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan