Paripurna Laporan Hasil Kegiatan Reses

  • Bagikan

BANDUNG (Lintasjabar.com),- Wali Kota Bandung, Dada Rosada menilai kegiatan reses yang dilakukan oleh anggota DPRD Kota Bandung, bukan saja mempunyai kewajiban menyerap dan menghimpun aspirasi konstituen melalui kunjungan kerja, tetapi di dalamnya terkandung niat, maksud dan tujuan mengintegrasikan program dan kegiatan pembangunan denga aspirasi yang berkembang dalam masyarakat.

Hal tersebut dikemukakannya pada saat rapat paripurna dewan, dalam rangka penyampaian laporan hasil kegiatan reses Anggota DPRD Kota Bandung, di ruang rapat paripurna dewan, Jalan Aceh No. 36 Senin (1/11). Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Wali Kota Bandung, Ayi Vivananda, Unsur Pimpinan daerah, dan sejumlah pejabat publik Kota Bandung.

Dada melihat reses itu penting, karena mungkin masih ada harapan dan keinginan warga yang belum terakomodasi dalam musrenbang, atau mungkin ada sebagian masyarakat yang belum berkesempatan menyampaikannya ke ruang-ruang pengaduan publik. “Pada triwulan I saja terdapat 1.815 isu yang dimunculkan warga,” ujarnya.

Mengacu pada hasil laporan kunjungan kerja yang mencakup empat hal pokok, yaitu Bidang Pemerintahan, Bidang Ekonomi, Bidang Pembangunan, dan Bidang Kesejahteraan Rakyat., Dada berjanji untuk segera menindaklanjutinya, antara lain melalui penyesuaian -penyesuaian program dan kegiatan tahun depan sesuai dengan prioritas.

“Di Bidang Pemerintahan saya akan terus mendorong terciptanya pemerintahan yang bersih, bebas KKN, transparan dan akuntabel, antara lain melalui penguatan reformasi birokrasi, yang dicirikan dengan penyederhanaan sistem dan prosedur agar bisa memberi kepastian waktu, biaya dan tahapan kegiatan pelayanan kepada masyarakat yang dilayani,” ucapnya.

Di Bidang ekonomi, wali kota juga akan mengupayakan perluasan kesempatan kerja dan kesempatan berusaha, baik bantuan permodalan melalui bawaku makmur, pelatihan kewirausahaan dan pembinaan manajemen usaha, maupun penguatan koperasi dan KUKM, perlindungan pasar tradisional serta pengembangan kegiatan ekonomi kreatif.

“Di Bidang Pembangunan, khususnya infrastruktur jalanĀ  dan drainase akan terus diupayakan peningkatan kualitas dan kuantitasnya guna mengurangi banjir dan kemacetan, merealisasikan PLTSa untuk menagatasi masalah sampah, pembangunan stadion utama sepakbola gedebage, menata bantaran sungai, penambahan TPS, serta infrastruktur lain yang menunjang layanan dasar, yang dalam pelaksanaannya akan terkoordinasi dengan warga sekitar,” ujarnya.

Sedangkan di bidang kesejahteraan rakyat, menurut wali kota, akan dilakukan melalui optimalisasi potensi warga setempat khususnya RT,RW, anggota Linmas, PKK, Posyandu serta kemudahan akses terhadap pendidikan dan kesehatan bagi warga yang kurang mampu melalui bawaku sekolah dan sekolah gratis, bawaku sehat, bawaku pangan, bawaku lansia, serta bawaku rumah kumuh.

“Untuk itu saya berharap laporan hasil kunjungan kerja dewan yang terhormat akan melengkapi data yang ada pada pemerintah, agar apa yang kita kerjakan senafas dengan kehendak masyarakat pula,” pungkasnya. (Herdi)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan