Pemberian Uang Kadeudeuh Atlet Pon XVIII Riau Asal Kota Bandung

  • Bagikan

BANDUNG (LJ),- Sebagai tanda kepedulian pada para Atket yang berprestasi,  KONI Kota Bandung memberikan  uang kadeudeuh atau bonus bagi atlet, pelatih, manajer dan teknisi, yang memperkuat Kontingen Jawa Barat di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII/2012 di Riau.

Uang Kadeudeuh tersebut adalah sebagai salah satu penghargaan bagi para Atlet yang berhasil menyumbangkan baik medali Emas, Perak atau Perunggu dari cabang-cabang olah raga yang dipertandingkan pada PON XVIII di Riau lalu.

Membuka acara tersebut Ketua Umum KONI Kota Bandung Aan Johana, di Hotel Lingga, Jl. Sukarno-Hatta Bandung, Rabu (29/5) sore mengatakan, bahwa untuk uang kadeudeuh tersebut, KONI menganggarkan sebesar Rp 2 milliar, untuk seluruh kontingen PON Jabar asal Kota Bandung sekitar 315 orang  terdiri dari 227 atlet, 104 di antaranya peraih medali dan 123 atlet non medali. Kemudian  85 pelatih dan 2 orang teknisi.besaran bonus yang akan diterima  baik oleh atlet pelatih dan manajer,  dengan jumlah yang  berbeda-beda, tergantung dengan medali yang diraihnya.

“Setelah  dana hibah dari  Pemkot Bandung ini kami terima, yang menjadi prioritas utama membagikan uang kadeudeuh bagi atlet  yang berlaga di PON Riau, Awalnya  pemberian uang kadeudeuh atu bonus itu  diagendakan tahun 2012, tapi anggaran akhirnya dimasukkan ke APBD tahun 2013, sehingga  baru terlaksana  bulan ini,” katanya.

Ia juga memaparkan bahwa untuk medali emas perorangan diberikan  15  juta rupiah ,  perak  7,5 juta  dan perunggu  5 juta.  Kemudian untuk yang berpasangan atau double dengan perolehan medali emas  9 juta rupiah , perak 6.5 juta dan perunggu 3,5 juta.

“Selanjutnya untuk Cabang Olahraga yang diikuti 3-4 orang , peraih medali emas mendapatkan 8.5 juta, perak  6  juta dan perunggu  3 juta. Sedangkan cabor yang diikuti lima orang  lebih, untuk emas mendapat 8 juta, perak 5,5 juta dan perunggu 2,5 juta,” paparnya.

Selain itu, Aan juga menambahkan bahwa bagi atlet yang berhasil memecahkan rekor akan diberikan  tambahan sebesar dua juta rupiah , sedangkan atlet non medali mendapatkan satu juta. Sementara untuk manajer dan pelatih yang atletnya meraih emas mendapat 3 juta, perak 2,5 juta  dan perunggu 2 juta.

Penyerahan Uang Kadeudeuh tersebut secara simbolis dilakukan oleh Wakil Walikota Bandung Ayi Vivananda kepada perwakilan Atlet dan pelatih. Mewakili atlet putri ,  diberikan kepada Perenang  Resa Kania Dewi  yang pada PON Riau meraih  6 keping medali emas. Untuk atlet  Putra, yaitu atlet Ski Air Andre M Febyanto dari cabang Ski Air.  Sedangkan mewakili pelatih putri  dari cabor Kempo, Aulin Krisnadewi dan Pelatih putra cabang renang  Aam Nuryawan.

Kontribusi Kota Bandung di PON luar 42 persen dari seluruh 100 medali emas yang diraih Jawa Barat di ajang PON XVIII  Riau 2012 lalu.

Pada Kesempatan yang sama Wakil Walikota Bandung Ayi Vivananda juga mengungkapkan bahwa, uang kadeudeuh ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah bagi masyarakat yang berprestasi dan juga ia berharap, pemberian reward seperti ini juga dapat memotivasi atlet yang belum berhasil meraih medali atau berprestasi.

“Selain kadeudeuh, Pemkot Bandung juga akan berupaya melengkapi keperluan atlet maupun cabang olahraga, bahkan Bapak Walikota sudah merencanakan, untuk membangun venue cabang olahraga di sekitar Stadion Bandung Lautan Api, jauh sebelum stadion itu jadi,” tegas Ayi.

Ayi pun menambahkan, sehubungan pelaksanaan PON mendatang akan berlangsung di Jawa Barat, dan sudah dipastikan, Kota Bandung akan menjadi sentra berbagai pertandingan, sehingga pengadaan sarana olahraga ataupun merenovasi sudah menjadi harga mati untuk dilakukan oleh Pemerintah Kota Bandung.

“Kami juga  sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Pemuda dan Olah raga , untuk membuatkan konsep pembangunan sarana olahraga dan juga  termasuk didalamnya  menyusun anggaran yang akan diperlukan,” pungkasnya. (Gempa)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan