Sahromi: Produk Barang Tidak Halal Harus Mencantumkan Label

BANDUNG LJ – Untuk melindungi konsumen akan barang-barang yang datang dari luar atau lintas regional, produsen bahan makanan atau minuman dan obat-obatan harus berani mencantukan label tidak halal atau label haram bila ingi memesarkan di Jawa Barat.

Anggota Komisi V H Sahromi mengatakan, pencantuman label tidak halal atau haram ini dipandang perlu dilakukan mengingat mayoritas masyarakat Jawa Barat adalah muslim.

“Kita sudah memiliki perdanya yang baru saja disahkan belum lama ini,”jelas  Sahromi ketika ditemui di Gedung DPRD kemarin

Menurutnya, dalam pasal 20 pada perda pembinaan dan pengawasan barang Higeinis dan Halal disebutkan setiap penjual produk wajib memisahkan barang halal dan barang tidak halal.

Selain itu, produsen wajib memberikan Informasi secara tulisan dilabel produk atau memberikan keterangan secara lisan bahwa barang ini tidak halal. (Ydi)

Tinggalkan Balasan