Seleksi Tilawatil Quran Kota Bandung 2011 Tentukan 14 Qori Terbaik

  • Bagikan

BANDUNG (Lintasjabar.com),- Untuk meraih martabat kemuliaan dan keselamatan dunia akhirat,  umat Islam Kota Bandung perlunya terus memahami dan mendalami isi kandungan Al Quran. Bahkan lebih dari itu,  mampu mengamalkan dan mengaktualisasikannya dalam kehidupan sehari-hari.  Karena Quran adalah aturan hukum Allah yang bersifat mutlak dan tidak diragukan kebenarannya. Quran adalah tuntunan hidup yang harus dipedomani hingga akhir jaman.

`           Ajakan ini disampaikan Wali Kota Bandung, H Dada Rosada membuka resmi seleksi tilawatil Quran (STQ) tingkat Kota Bandung Tahun 2011, di Hotel Lingga Jalan Soekarno-Hatta Bandung, Sabtu (15/01). Ditandai pemberian kadeudeuh biaya Umroh Haji masing-masing Rp 25 juta kepada 30 orang pebina MTQ. Mereka dinilai berprestasi dan berhasil membina kafilah Kota Bandung, meraih 3 kali juara umum MTQ tingkat Jawa Barat secara berturut-turut.

Sama dengan musabaqoh tilawatil Quran (MTQ), STQ merupakan metoda pengenalan, penghayatan dan pengamalan kandungan Al Quran secara utuh. Jika dilakukan secara kontinyu akan melahirkan kebiasaan membaca dan mendalami Al Quran.  Untuk itu Dada berharap, STQ juga akan mendorong aktivitas kehidupan warga Kota Bandung terutama umat Islam memiliki nafas dan moral Qurani.

Dalam pembangunan Kota Bandung, kata Dada, peran agama sangat penting membentengi manusia dari perbuatan yang merugikan atau mencelakakan. Peran agama juga terkait erat dengan ihtiar membangun masyarakat yang cerdas, sehat, makmur, peduli lingkungan, berbudaya dan taat pada tuntunan agama.

“Agama pilar penting meraih kemajuan. Agama landasan dan bingkai sekaligus  pemberi arah orientasi pembangunan Kota Bandung. Pemahaman yang benar dan utuh, menjadikan dinamika kehidupan agama yang harmonis. Karena STQ bukan sekedar kegiatan kompetisi tapi terpenting bagaimana mengimplementasikan Al Quran diberbagai aspek kehidupan,”.

STQ terkandung motivasi pengembangan syiar Islam  dan mengekalkan ukhuwah Islamiyah. Untuk itu Dada berharap, kafilah STQ Kota Bandung, terus mengasah dan mengembangkan kemampuan. Mampu menjaga kehormatan dan gigih meraih yang terbaik. Kota Bandung ingin, MTQ dan STQ menjadi even kebangkitan yang menjadikan tradisi baca Al Quran membumi ditengah kehidupan umat. “Kota Bandung, kinerja ibadah umatnya meningkat, taat pada syariat dan tidak mudah terseret nilai-nilai menyesatkan,” jelasnya.

Kepala Kementerian Agama Kota Bandung, H Diding mengatakan, STQ tidak digebayarkan seperti MTQ dengan prestasi kejuaraan umum. STQ lebih dipersiapkan untuk memenuhi permintaan beberapa negara yang menyelenggarakan bidang-bidang tertentu Tilawatil Quran. Bidang Tilawah golongan dewasa biasa diselenggarakan Thailand. Tilawah golongan anak biasa diminta Malaysia. Sedangkan bidang tafsir Quran bahasa Arab, biasa diselenggarakan Iran. Indonesia tuturnya termasuk negara yang selalu diminta ikut serta.

Sementara itu, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembanguna, H Ubad Bachtiar selaku penyelenggara kegiatan menuturkan,  STQ dijadwalkan berlangsung selama 3 hari sampai 17 Januari. Dilaksanakan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Bandung dengan sumber pendanaan dari APBD Kota Bandung. Kegiatan dimaksudkan mencari potensi berbakat dan  memilih qori/qoriah terbaik  ke STQ Tingkat Jawa Barat April mendatang.

STQ Kota Bandung menyeleksi  48 peserta di 7 cabang yang dilombakan. Cabang itu meliputi Tilawatil Quran bidang tilawah golongan anak dan dewasa, Hifdzil Quran golongan 1 Juz plus tilawah, Hifdzil Quran 10 Juz, Hifdzil Quran 20 Juz, Hifdzil Quran 30 Juz dan Tafsir Al Quran bahasa Arab.  “Empatbelas terbaik akan mewakili Kota Bandung ke STQ Jawa Barat,” jelasnya. (Herdi)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan