Wali Kota Bandung Terima Piagam Penghargaan Utama dari PBSI

  • Bagikan

Wali Kota Bandung Dada Rosada menerima piagam penghargaan Utama dari PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia) Jawa Barat, atas jasa-jasanya dalam pembinaan olahraga bulutangkis dan penghormatan atas prestasi dan dedikasinya kepada PBSI Jawa Barat.

Penghargaan diserahkan oleh Ketua umum Pengurus PBSI Jawa Barat Lutfi Hamid kepada Dada Rosada pada acara HUT PBSI Jawa Barat ke-62 di aula BJB jalan Naripan, Sabtu (11/5).

Selain Dada Rosada, beberapa pembina dan atlet juga menerima penghargaan serupa, seperti Aziz Syarief, Tony Cahyadi, PT Djarum, Taufik Hidayat, Ricky Subagja, Rexi Mainaki, Susi Susanti, Chandra Wijaya, Nico Grup, Yonex, Pikiran Rakyat, dan Tabloid Bola.

Menurut Luthfie Hamid, Dada Rosada sangat layak menerima penghargaan tersebut, bahkan sejak beliau menjadi jaman sekda. “Bahkan kejuaraan walikota cup, secara rutin dilaksanakan oleh beliau,” ujarnya.

Setelah menerima penghargaan, Dada megucapkan terima kasih atas penghargaan yang diterimanya tersebut. “Saya ucapkan terima kasih atas penghargaan ini, semoga dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ucapnya.

Dada juga mengatakan dengan diterimanya penghargaan tersebut akan lebih meningkatkan lagi kualitas pembinaan, baik dengan melengkapi berbagai fasilitas yang dibutuhkan maupun mendorong turunnya stimulus atau uang pembinaan dari pemerintah kepada atlet-atlet berprestasi.

“Kami juga akan menyusun model pembinaan terstandar dan pemusatan pelatihan, yang dilengkapi kalender kejuaraan tetap, terutama untuk membiasakan atlet berada dalam suasana kompetitif,” ujarnya.

Dada juga menyadari bahwa perpaduan antara fasilitas dengan sistem pembinaan yang ada selama ini belum secara konsisten menghasilkan atlet-atlet yang bisa bersaing di level nasional apalagi dunia, sehingga perlu upaya terobosan dan penyempurnaan secara terus menerus.

“Untuk itu kami berharap, upaya kami juga mendapat dukungan PBSI Jawa Barat, baik dalam bentuk pendanaan maupun teknis, karena apa yang kami kerjakan pada hakekatnya adalah demi kepentingan Jawa Barat khususnya dan kepentingan Nasional pada umumnya,” pungkasnya. (Advertorial)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan