Ziarah ke Makam Leluhur Bandung

  • Bagikan

BANDUNG (Lintasjabar.com),- Dalam rangkaian kegiatan HJKB (Hari Jadi Kota Bandung) ke-200, Wakil Wali Kota Bandung Ayi Vivananda beserta unsur Muspida dan sejumlah Pejabat Publik serta Yayasan Sajarah Timanganten Bandung, Rabu (22/09), melakukan ziarah ke makam para leluhur dan pendiri Bandung, di Jalan Dalem Kaum, Jalan Karanganyar Kota Bandung, Dayeuh Kolot Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut.

Ziarah kubur makam para leluhur Bandung, diisi dengan tabur bunga dan pengiriman doa bagi arwah leluhur Bandung, serta pemberian sembako kepada penjaga makam. Dimulai dari Pendopo Kota Bandung Ayi Vivanda berjalan kaki menuju belakang Mesjid Raya Bandung Prov. Jabar, tempat makam Bupati Bandung ke-6 (1794 – 1829), Rd. Adipati Wiranatakusumah VI (Dalem Kaum) sebagai pendiri Kota Bandung.

Sebagai penghormatan di Hari Jadi Kota Bandung, Ayi mendoakan Para Leluhur “Hari ini kita ziarah kemakam leluhur sebagai penghormatan pada mereka, tanpa mereka kita tidak akan seperti sekarang”, ujarnya.

Rombongan melanjutkan ziarah ke situs makam para Bupati Bandung di Jalan Karanganyar, makam Bupati Bandung pertama Rd. Tumenggung Wira Angun-Angun (1641 -1709) yang bersebelahan dengan Pahlawan Nasional Rd. Dewi Sartika.

Kemudian dilanjutkan ke Dayeuh Kolot, makam Bupati Bandung kedua, Rd. Ardikusumah yang terkenal dengan nama Demang Timbanganten (1681-1704) dan Makam Raden Tumenggung Anggadiredja I yang dikenal Dalem Gordah (1704-1747) di Kabupaten Garut.

Kondisi makam para bupati yang ada di Kabupaten Berbeda dengan kondisi di Kota Bandung yang bersih dan terpelihara, makam Dalem Gordah sangat memprihatinkan, terlebih kondisi makam Dalem Timbanganten yang sekitar lingkungannya sangat kotor dan bau kotoran kuda. (Herdi)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan