Kerjasama Dengan BCA, Pelanggan PDAM Tirtawening Bisa Bayar Secara Online

  • Bagikan

[lintasjabar tkp] Sebagai bagian dari sistem keuangan Nasional, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) berupaya menghadirkan beragam layanan perbankan demi memenuhi kebutuhan nasabah dan masyarakat Indonesia. Dalam mewujudkan upaya tersebut, BCA bekerjasama dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Bandung, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Karawang dalam sistem pembayaran tagihan air bagi masyarakat melalui ATM BCA. Sehingga kini perbankan berusaha menghadirkan layanannya lebih dekat dengan para nasabahnya.

Kerjasama antara BCA dengan PDAM Kota Bandung, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Karawang dilaksanakan secara virtual di daerah masing-masing pada Jumat (11/09/2020).

Pada kesempatan itu, diikuti Kepala BCA KCU Bandung Pantjawati Mashary, Kepala BCA KCU Soekarno Hatta Juniarta, serta Kepala KCU Purwakarta Janika Sasmito. Selain itu, juga tersambung dengan Direktur Utama PDAM Kota Bandung Sonny Salimi, Direktur Utama PDAM Kabupaten Bandung Rudie Kusmayadi, dan Direktur Utama PDAM Karawang Muhammad Sholeh.

[xyz-ips snippet=”bacajuga”]

“Dalam rangka memberikan kemudahan, kenyamanan, dan keamanan bagi nasabah, BCA menghadirkan solusi cash management yang memungkinkan nasabah untuk membayar tagihan PDAM melalui e-channel BCA. Program ini dilakukan secara bertahap, dan untuk saat ini nasabah Kota Bandung, Kabupaten Bandung, serta Kabupaten Karawang sudah dapat melakukan pembayaran PDAM melalui ATM BCA.” urai Janika Sasmito, Kepala KCU Purwakarta.

Menanggapi hal itu, Direktur Utama PDAM Tirtawening Kota Bandung, Sonny Salimi mengatakan, target pembayaran rekening air di Kota Bandung ini 100 persen akan dilakukan melalui online.

“Jadi jika pembayaran sudah dilakukan 100 persen secara online, maka karyawan yang semula menerima pembayaran akan digeser kepada pekerjaan administrasi lainnya,” kata Sonny.

Menurutnya, untuk mencapai target pembayaran 100 persen lewat online, maka PDAM Tirtawening gencar melakukan kerjasama dengan berbagai pihak, seperti perbankan dan jasa layanan seperti Gojek.

“Pembayaran secara online sudah menjadi keharusan, terlebih lagi saat ini Pandemi Covid-19, makanya kemarin diadakan kerjasama dengan BCA. Pembayaran via online ini sangat memudahkan pelanggan, jadi mereka tidak perlu antri lagi atau keluar rumah,” pungkasnya.

Ditambahkan jika pembayaran online 100 persen maka bisa memininalisir kebutuhan SDM dan kebutuhan fasilitas pembayaran tunai dapat dialih fungsikan ke kegiatan lain atau bahkan bisa di sewakan.

Sosialisasi ini, kata Sonny, disampaikan langsung pada saat pelanggan membayar tunai maupun oleh petugas pencatat meter pada saat mencatat serta disampaikan melalui media cetak, elektronik maupun media sosial.

[xyz-ips snippet=”bacajuga”]

“Saat ini sebanyak 160 ribu pelanggan PDAM, sudah banyak yang membayar online, namun bagi pelanggan yang menunggak tiga bulan tidak bisa membayar secara online,” pungkas Sonny. (San)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan