Kite Festival 2011 Diikuti 250 Peserta

  • Bagikan

CIAMIS (Lintasjabar.com),-,- Pangandaran International Kite Festival 2011 atau Festival Layang-layang Internasional Pangandaran 2011 yang berlangsung Sabtu-Minggu (16- 17/7) di Pantai Katapang Doyong, Pangandaran Kab. Ciamis secara resmi dibuka Bupati Ciamis H. Engkon Komara. Sementara itu Gubernur Jawa Barat H. Ahmad Heryawan urung hadir karena ada agenda lain kendati sebelumnya direncanakan akan membuka kegiatan tersebut, bahkan Wakil Gubernur Jawa Barat H. Dede Yusuf maupun Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, H. Herdiwan Iing Suranta juga sama-sama tidak bisa menghadiri acara pembukaan Kite Festival sebuah event layang-layang berskala internasional.

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat bekerjasama dengan Pemda Ciamis serta komunitas layang-layang, dikatakan Ketua Kite Art Indonesia, Liannawati, salah satu komunitas layang-layang terbesar di Indonesia, dirinya belum mendapat informasi dari pihak protokoler pemerintah tentang ketidakhadiran para pejabat tersebut, namun hal ini sangat disayangkan sekali acara yang diselenggarakan Disparbud Jabar berskala internasional dihadiri pelayang-pelayang juara dunia, tapi tidak dihadiri oleh pimpinan penyelenggara.

Namun demikian, dikatakan Liannawati kegiatan berjalan sesuai rencana. Bahkan pada hari pertama (Sabtu, 16/7) baik juara dunia Peter Lynn asal New Zealand maupun pasangan suami Eiji Ohashi, Eiko dari Jepang tetap akan menampilkan layang-layang unggulannya.

Ditambahkan pula, acaranya tahunan yang kerap mengundang ribuan pengunjung menyaksikan acara ini, tidak hanya sekedar melihat layang-layang, tetapi pertunjukan seni khas jawabarat dalam Pangandaran Internation Kite Festival 2011 disamping pula diisi beragam acara meliputi pameran, dan eksibisi.

Sejumlah peserta dari dalam negeri maupun dari luar negeri hadir dalam event tahunan ini. Menurut data yang diterima, peserta kali ini mengalami peningkatan dimana sudah 12 negara sebelumnya melakukan konfirmasi keikutsertaannya yaitu dari Asia, Eropa, dan Amerika. Total jumlah peserta sebanyak 250 orang meliputi 50 peserta dari luar negeri dan 200 peserta asal Indonesia yang datang dari 13 provinsi.

“Peserta yang hadir dari luar negeri adalah orang yang benar-benar hobi layang-layang, bukan sekadar turis yang kebetulan datang berwisata ke Pangandaran. Kategori lomba adalah kompetisi Kategori 2D, 3D, Rokaku, Train, Sport, Tradisional, Tanpa Rangka (Balon), dan kategori lainnya termasuk adu layang-layang. Tujuan festival layang-layang ini adalah untuk mempromosikan wisata pantai Pangandaran sebagai destinasi wisata unggulan Jawa Barat,” ujar Liannawati.

Pangandaran International Kite Festival 2011 juga dimeriahkan layang-layang milik Mr dan Mrs Ohashi dari Jepang dan Mr Peter Lynn dari Selandia Baru. Mr dan Mrs Ohashi dengan layangannya pernah menjadi juara dunia sekaligus masuk guiness book record sebagai rekor layangan terpanjang di dunia. Sementara layangan milik Mr. Peter Lynn juga serupa pernah menjadi juara dunia dan tercatat di Guiness Book Record dengan layangan yang lebarnya sama dengan lapangan bola.

Dalam sambutannya, Bupati Ciamis H. Engkon Komara mengatakan Pangandaran sendiri telah dijadikan ikon nasional sebagai daerah strategi pengembangan wisata dengan harapan semakin merangsang kunjungan wisatawan, terutama mancanegara.

Dengan demikian diharapkan Pangandaran merupakan primadona destinasi wisata pantai di Jawa Barat. Sementara lokasinya terletak di Desa Pananjung Kecamatan Pangandaran, berjarak sekitar 92 km arah selatan Kota Ciamis. (Ihsan)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan