BANDUNG LJ – Kemarau akibat dampak dampak elnino saat ini sudah melanda sebagian besar wilayah Jawa Barat, tidak terkecuali Kota Bandung yang juga mendapat dampaknya. Namun meski Kota Bandung sudah dilanda kekeringan, Perumahan Daerah Air Minum atau PDAM Tirtawening memastikan bahwa wilayah Bandung tidak akan kekeringan akan kebutuhan air bagi warga sebagai konsumennya.
Menurut Pjs Dirut PDAM Tirtawening, Iming S Ahmad, debit air di PDAM yang berada di instalasi pengelolaan air di Badaksinga masih tetap stabil, yaitu sekitar 1800 liter/detik, sehingga kondisi ini bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Bandung katanya kepada wartawan di Bandung belum lama ini.

‘Meski mengalami penurunan di IPA Cipanjalu hingga 20%, tapi jika melihat dari pasokan air yang saat ini cukup stabil, kebutuhan air bisa bertahan hingga 3 bulan kedepan.
Sementara itu, Direktur Air Minum PDAM Tirtawening, Rahmawati Rahman menyatakan, saat ini pasokan air terbesar berasal dari utara atau daerah Dago, dengan jumlah pelanggan hanya mencapai 40%, sedangkan di daerah timur pelanggan PDAM hanya 15%.
“Tekanan air tidak memungkinkan sampai ke daerah utara meski air dari utara banyak,” katanya. (Ihsan)












