PD Kebersihan Akan Bangun Pengelolaan Biodigister Berkapasitas 200 Ton

  • Bagikan

BANDUNG LJ – Perusahaan Daerah (PD) Kebersihan terus melakukan perbaikan kinerja untuk dapat memberikan kontribusi terhadap pembangunan kota Bandung.

Direktur Utama PD Kebersihan, Drs Deni Nurdyana Hadimin MSi mengatakan, pada awal Januari kemarin pihaknya telah merumuskan program kerja melalui kegiatan Rapat Kerja(Raker) di The Green Forest Resort, Jl. Sersan Bajuri No. 102 Cihideung.

Drs Deni Nurdyana Hadimin MSi 1Dikatakannya, langkah itu dilakukan untuk menyamakan visi dan misi dari PD Kebersihan sehingga menjadi perusahaan yang sehat dan dapat memberikan kontribusi terhadap Pemerintah Kota Bandung,

Lebih lanjut dikatakan Deni, pihaknya juga akan membangun tempat pengelolaan Biodigister berkapasitas 200 ton yang berlokasi di Pasirimpun.

“Diharapkan dengan beroperasinya alat tersebut dapat menjadi solusi penangganan sampah kota Bandung,” ujar Deny pada di Balaikota Jalan Wastukencana Kota Bandung, Rabu (13/01/2015).

Selain itu juga dikatakan Deny, pihaknya akan mengajukan perubahan terkait restribusi sampah, karena ditambahkannya, dilihat dari kondisi saat ini sudah tidak memadai.

Untuk itu menurutnya harus ada Peraturan Walikota (perwal) yang baru sehingga pendapatan dari restribusi sampah rumah tangga bisa membantu biaya operasional PD Kebersihan.

Sementara itu, Wali Kota Bandung, M Ridwan Kamil mengapresiasi capaian kinerja PD Kebersihan Kota Bandung yang berhasil mereformasi sehingga Bandung dapat meraih adipura, menurut Kang Emil sapaan akrabnya, dari empat BUMD yang paling membahagiakannya adalah kineja PD Kebersihan.

“Dari 4 BUMD yang paling membahagiakan adalah kinerja PD Kebersihan, karena mempunyai inovasi yang banyak, para pemimpinnya mau terjun langsung ke lapangan, prestasi 2015 harus lebih ditingkatkan di tahun 2016 ini,” katanya.

Ditambahkan Emil, terkait raihan Adipura dari seratus lima puluh penghargaan yang teristimewa yang telah diraih Kota Bandung, adalah Penghargaan Adipura, karena hasil dari akumulasi keringat dan kerja keras warga Bandung.

Sebab, ujar Emil, dalam meraih Piala Adipura, terdapat keterlibatan banyak pihak. Diantaranya ada Camat, Lurah, RT, RW, BPLH, PD. Kebersihan, masyarakat dan elemen lainnya.

“Saya bermimpi raihan ini harus menjadi biasa saja karena kebersihan adalah keharusan, kebersihan bukan untuk mengejar adipura tapi sudah juara untuk anak cucu kita, untuk anak anak muda tunjukan kecintaan kota Bandung dengan aksi dan solusi,” pungkasnya. (Herdi)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan