Puncak Harkop Ke-64 Jabar Di Sukabumi

  • Bagikan

SUKABUMI (Lintasjabar.com),- Puncak peringatan Hari Koperasi Ke-64 tingkat Provinsi Jawa Barat akan berlangsung di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi pada Kamis (14/7) dibuka Menteri Negara, H Syarifuddin Hasan dan Gubernur Jawa Barat, H. Ahmad Heryawan. Pada kesempatan itu akan digelar Gelar Produk KUMKM, yang akan diikuti oleh 1000 KUMKM dari 26 kabupaten/ kota Se-Jawa Barat.

Menurut Ketua Panitia Harkop ke-64 tingkat Jabar, H Mustopa Djamaluddin, dipilihnya Kota Sukabumi dinilai kota ini memiliki banyak koperasi yang cukup berprestasi. Selain itu, pemkot Sukabumi memiliki kepedulian yang cukup tinggi terhadap tumbuh kembangnya koperasi.

“Icon pada Harkop ke-64 yakni buah kelapa. Sebanyak 999 buah kelapa melambangkan  sebagai wujud Sukabumi seperti kelapa yang bermanfaat dari ujung sampai ujung. Koperasi di Sukabumi sudah meresap keujung-ujung,” katanya.

Selain itu, nuansa kebersamaan harus diwujudkan dalam rangka mengembangkan koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional. Kelapa juga melambangkan Sukabumi dibangun dari sejarahnya untuk kooperatif.  Gerakan koperasi di Jabar harus jadi pemicu perekonomian kota dan desa di Jabar.

Harapannya, melalui kegiatan ini pula ” Nu miskin ngurang, nu taqwa dan beriman nambahan”.Harapan semua pihak bahu membahu untuk mengawal kegiatan untuk mewujudkan koperasi sebagai kekuatan  ekonomi di negara ini.

Kepala Dinas KUMKM Jawa Barat, Wawan Hernawan mengucapkan terima kasih kepada pemkot Sukabumi yang memberikan apresiasi yang sangat besar bagi kelancaran acara ini. “Kita bangun kekuatan koperasi, karena menurut kami perlunya kita menata kekuatan secara bersama dalam rangka memajukan perekonomian. Ada beberapa event yang kita lakukan dalam rangka harkop yakni gelar produk KUMKM, sunatan masal, pengobatan massal, ziarah ke makam Niti Soemantri, renungan suci, pemberian Penghargaan kepada tokoh dan koperasi berprestasi tingkat Jabar”, katanya.

Walikota Sukabumi salah satu aparatur yang dapat penghargaan dari kementerian KUMKM, berupa Bakti Koperasi dari Pemerintah  karena kepeduliannya dalam membangun koperasi di daerah.                                              Koperasi memberikan manfaat bagi masyarakat. Sekarang banyak koperasi disalahartikan. Untuk Indonesia sudah ada  dalam UUD 1945 tapi dalam pelaksanaan masih dihadapkan berbagai persoalan. Gerak koperasi adalah gerakan moral yang harus dibangun.

Dudi Fathulzhawad Kadis Perindagkop Kota Sukabumi mengatakan, tema harkop ke-64 “Mewujudkan Cita-cita luhur koperasi dengan memberikan kesempatan seluas-luasnya dalam pengembangan Usaha Koperasi di Jawa Barat”.

Sementara H. Moch Muraz, Sekda Kota Sukabumi meminta, semua aparatur di Kota Sukabumi memberikan bantuan untuk kelancaran kegiatan ini. “Kita sejak awal sepakat untuk mendorong maju dan tumbuhkembangnya koperasi. Dalam rangka meningkatkan KUMKM Pemkot telah menyalurkan bantuan Rp 5,8 miliar dalam rangka subsidi bunga bagi KUMKM,” katanya. (Ade Dian)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan