Walikota Bandung Raih Penghargaan Satya Lancana Pembangunan Bidang Pertanian dari Presiden RI

  • Bagikan

BANDUNG (Lintasjabar.com),- Atas keberhasilannya dalam melaksanakan pembangunan sektor pertanian perkotaan, Walikota Bandung, H. Dada Rosada, SH, M.Si menerima penghargaan Satya Lancana Pembangunan Bidang Pertanian dari Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, berdasarkan Keputusan Presiden No. 37/TK/ 2011.

Penghargaan diserahkan oleh Menteri Pertanian Suswono, Pada acara Pekan Nasional XIII tani dan nelayan, di komplek stadion Aji Imbut, Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Rabu (22/6).

Pada kesempatan itu, Walikota Bandung mengucapkan syukur atas diterimanya penghargaan tersebut. Tak lupa dirinya mengucapkan banyak terimakasih terhadap masyarakat Kota Bandung yang telah membantu mensukseskan program Pemerintah Kota Bandung.

“Saya bersyukur atas diterimanya penghargaan ini, dan mengucapkan terima kasih kepada warga Kota Bandung yang telah bersama-sama dengan pemerintah kota bandung di bidang pelayanan pemberdayaan pangan dan bidang pertanian,” ucap Dada setelah menerima penghargaan.

Sejak tahun 2008, sambungnya, Pemkot Bandung telah berupaya  membeli lahan pertanian di Kelurahan Cisurupan, Kecamatan Cibiru seluas 8 Ha untuk persedian pangan di Kota Bandung. Selain sebagai lahan pertanian, diterangkannya, tanah itu juga berfungsi untuk meningkatkan kesejahteran masyarakat dan menjaga alih fungsi lahan sesuai dengan UU No.21 tahun 2009.

Lahan seluas itu dikelola oleh kelompok tani jaya makmur yang terdiri sekitar 35-40 petani yang ada di daerah tersebut. Hasil dari lahan seluas itu dibagi antara petani dan Pemkot Bandung dengan perbandingan 70:30. Sebelum lahan tersebut dimiliki oleh Pemkot Bandung pembagiannya 50:50. “Sehingga dengan pembagian saat ini dibandingkan sebelumnya kesejahteraan petani lebih meningkat,” ujarnya.

Dari lahan seluas itu, didapatkan hasil sekitar 24 Ton/tahun sebagai cadangan pangan Kota Bandung. Agar cadangan pangan Kota Bandng dapat meningkat, maka Pemkot Bandung menargetkan tahun 2013 menjadi 30 Ha. “Sehingga keinginan pusat agar setiap daerah mempunyai cadangan pangan sekitar 100 ton/pertahun dapat terpenuhi,” jelasnya.

Dada juga menuturkan apabila lahan pertanian milik Pemkot Bandung bertambah maka otomatis hasilnya pun bertambah sehingga dibutuhkan tempat penyimpanan. “Oleh karena itu maka Pemkot Bandung merencanakan membuat lumbung Padi, yang rencananya diberi nama Leuit Bermartabat,” pungkas Dada.

Ditambahkan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Bandung, Deddy Mulya didamping Sekretaris Dinas Pertanian Kota Bandung, Ely Wasliah mengungkapkan saat ini Kota Bandung memiliki lahan yang digunakan pertanian dengan total 1.435 hektare. Namun seiringnya perkembangan dan pembangunan, lahan-lahan pertanian tersebut terus menyusut berkurang beralih fungsi menjadi perumahan ataupun kawasan bisnis lainnya. Sedang Kawasan Bandung Timur yang meliputi Gede Bage, Ujung Berung, Cinambo, dan Panyileukan yang masih memiliki lahan pertanian. (Herdi/Adv)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan